Gado-Gado Humor Herry Gendut
“Dengan menulis puisi humor berarti saya menerima dua tantangan sekaligus. Pertama, saya harus berani, atau tepatnya memberani-beranikan diri, masuk ke dalam rimba belantara sastra yang dikenal wingit, angker. Kedua, larik-larik puisi yang saya tulis haruslah lumayan kuyub bernuansa jenaka atawa beraroma humor.”
Herry Gendut Janarto memang bukan penyair. Ia dikenal sebagai penulis buku-buku biografi, dari...
Buku Roadmap Kopi Pertegas Posisi Kopi Indonesia
Kopi, menjadi salah satu komoditas yang penting di Indonesia. Hasil produksinya bahkan menempati urutan keempat terbesar di dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia.
Kopi Indonesia sejatinya telah lama mencatatkan diri dalam sejarah kopi. Pada tahun 1922, William H. Ukers melalui bukunya All About Coffee menyebutkan bahwa kopi Padang dan Mandheling merupakan kopi terbaik dan termahal...
17 Penghibur Tempo Dulu
Lumrah bagi dua kelompok ini saling membajak artis, bahkan melibatkan dukun dalam persaingan mereka.
Judul: Para Penghibur
Penulis: Fandy Hutari
Penerbit: BASABASI
Tebal : 232 halaman
Terbit : 2017
Cover : Softcover
Dunia hiburan di Indonesia punya sejarah panjang selaras dengan perjalanan bangsa. Bersama dengan masuknya penajajah, masuk pula hiburan-hiburan modern. Fandy Hutari melakukan riset untuk menghadirkan 17 tokoh hiburan Indonesia...
Merefleksikan Luka dengan Cinta Untuk Jakarta
Judul: Luka Cinta Jakarta
Penulis: Yudhistira ANM Massardi
Penerbit: KPG
Tebal: 292 halaman
Terbit: 2017
Cover: Softcover
Sebagai ibukota dan poros roda putar ekonomi negara, Jakarta memang menggiurkan untuk mencari materi, namun seringkali dibayar mahal dengan kemanusiaan yang dikesampingkan demi mencapai kebahagiaan pribadi. Ada benci sekaligus cinta untuk Jakarta. Kalau tidak begitu Jakarta tidak akan sepadat sekarang.
Tema inilah yang diangkat...
Pameran Karya 222 Perupa untuk Imago Mundi
Dalam rangka penerbitan buku "Imago Mundi" Indonesia, Island of the Imagination, 222 perupa Indonesia (Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya, Malang, dan Bali) akan mengadakan pameran bersama di dua tempat. Yang pertama di Bentara Budaya Bali pada 12-20 November 2016, yang kedua di Bentara Budaya Yogya pada 27 Desember 2016–5 Januari 2017.
Masing-masing perupa akan menampilkan satu...
Berita Terkait









