Art Jakarta 2018 Hadirkan 51 Galeri Bagi Pecinta Seni

0
589
art jakarta 2018
Art Jakarta di tahun ke-10 menampilkan karya menarik dari 51 galeri Indonesia dan Mancanegara (doc: Christian Razukas)

Art Jakarta 2018 telah resmi dibuka dan berlangsung sejak 2-5 Agustus 2018 di Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place. Kehadirannya  kali ini dinilai spesial, karena telah mewarnai dunia seni rupa Indonesia selama 10 tahun.

Peresmian helatan ini dilakukan oleh Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia, yang juga menyatakan apresiasinya terhadap Art Jakarta.

Baca juga Dua Pameran Rayakan 100 Tahun Hendra Gunawan

“BEKRAF Indonesia sepenuhnya mendukung dan bangga dapat berkerjasama dengan Art Jakarta yang telah menjadi pameran seni milik bersama dan tahun ini merayakan 10 tahun keberhasilannya dalam mengangkat karya seniman lokal maupun internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaku kreatif tanah air dalam meningkatkan sektor ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian nasional.”

Booth BEKRAF yang diberi tajuk 'Art Unlimited'
Booth BEKRAF yang diberi tajuk ‘Art Unlimited’

Konsistensi Art Jakarta untuk mempertemukan galeri, seniman, art dealer, dan penikmat seni diharapkan akan terus terwujud dan mengalami peningkatan. Tahun ini, Art Jakarta menghadirkan 51 galeri yang 20 di antaranya berasal dari Indonesia dan sisanya dari mancanegara. Beberapa galeri Indonesia yang berpartisipasi seperti CG Artspace, Art:1 Museum, ROH Projects, RUCI Art Space, Lawangwangi Creative Space, dan Edwin’s Gallery. Terdapat juga galeri Singapura seperti Mizuma Gallery dan Gajah Gallery, juga The Columns dari Korea Selatan yang sempat mencuri perhatian pada malam pembukaan. Ini adalah kali pertama The Columns berpartisipasi di Art Jakarta dan menghadirkan beragam karya pionir gerakan minimalisme (Dansaekhwa), seperti: Chung Sanghwa, Ha Chong Yun, Kim Tschang Yeul, Lee U Fan, Lee Dong Yeob, dan Yun Hyong Keun.

Baca juga Cake dan Nostalgia Manis Osamu Watanabe

Kemudian, untuk menandai satu dekade Art Jakarta, penyelenggara juga membuat ruang khusus yang bernama “10 for 10”, menghadirkan 10 karya instalasi dari 10 seniman Indonesia. Beberapa di antaranya seperti Heri Dono, J.A Pramuhendra, Eddi Susanto, dan Syagini Ratna Wulan. Terdapat juga program Mall Art yang menghadirkan karya instalasi Faisal Habibi yang dipasang  menjuntai di tengah Mall Pacific Place. Disediakan pula penampilkan khusus dari Flying Ballon Puppet Show dan Pasar Purnama dari Sasikirana.

Karya KEmal Ezedine di ruang '10 for 10'
Karya Kemal Ezedine di ruang ’10 for 10′

Selain menyediakan ruang bagi galeri-galeri profesional, Art Jakarta 2018 juga menghadirkan ruang khusus bagi seniman muda yang digawangi oleh BEKRAF. Diberi nama “Art Unlimited”, Enin Supriyanto selaku kurator yang ditunjuk oleh BEKRAF menuturkan bahwa nama tersebut dipilih sebagai respons atas terbatasnya jumlah galeri di Indonesia dibanding jumlah seniman muda dan lulusan seni rupa di Indonesia setiap tahunnya.

Baca juga Judul Venice Biennale 2019 Tuai Kontroversi

Para pecinta seni yang datang juga bisa menikmati Creative Art Class berupa workshop dari Ganara Art Space bagi anak dan dewasa, Creative Art Talk dengan berbagai topik menarik seputar seni rupa. Hingga berbagai booth merchandise dan Pop Art restaurant yang hadir dengan nuansa tropis nan eksotis. Seluruh hal menarik di Art Jakarta 2018 dapat ditemui pecinta seni dengan membayar tiket masuk seharga Rp 50 ribu.penutup_small


Art Jakarta 2018:  Ten Years of Art Jakarta

2-5 Agustus 2018, Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place.

www.artjakarta.com

Tiket: Rp 50.000,-