Exhibition

Berpameran Bersama dan Saling Mengomentari

Konsep pameran yang unik dilakukan Chabib Duta Hapsoro. Ia meminta seniman-seniman yang berpameran bersama untuk saling mengomentari karya masing-masing secara berurutan. Keresahan situasi proses kreatif seniman Bandung menjadi titik berangkat Chabib Duta Hapsoro selaku kurator. Ia beranjak dari situasi yang ia sebut “begini-begini saja” mengenai cuaca kreatif seniman Bandung. Ia melihat grafik menyurutnya pameran, meredupnya diskusi...

Seni Rupa Gresik yang Berbenah

Gresik, yang terbilang jarang ada pameran seni, menghelat pameran bersama “GressArt0.1” oleh Galeri Senirupa Gresik. Sebuah langkah penting menjadikan Gresik salah satu medan sosial seni rupa di Jawa Timur. Penyelenggaraan pameran seni rupa di Gresik terbilang sangat jarang. Dukungan pemerintah minim, ditambah lagi tak adanya ruang pamer yang representatif untuk sebuah pameran bergengsi. Kondisi ini...

F. Widayanto Menjangkau Pasar Lewat Sosok Drupadi

Setelah 30 tahun berkarya dan bereksperimen mengasah teknik, F Widayanto akhirnya berhasil menampilkan karya patung keramik yang lebih luwes, gemulai, dan tampak lebih hidup. Mimik wajah gadis berambut panjang itu terlihat sendu. Seakan mencoba meredam rasa sedih, perih, sekaligus amarahnya. Begitulah ekspresi 30 patung keramik Drupadi karya F Widayanto yang ditampilkan di Galeri Nasional Jakarta,...

Mencari Posisi Patung di Dalam Medan Seni Rupa Kontemporer

Di dalam medan seni rupa Barat, Revolusi Industri punya implikasi sangat besar, terutama dalam memotivasi lahirnya berbagai modus artistik baru. Tak terkecuali patung yang fitur semantik dan praktik perwujudannya juga turut bergeser. Secara tradisional, patung dipahami sebagai bentuk seni tiga dimensional, representasional, solid dan statis, serta biasanya sekadar mengenal teknik-teknik utama semacam pahat dan...

5 yang Terbaik dari Pameran Tunggal Anton Afganial “The World Around Me”

Ada 11 karya yang ditampilkan Anton Afganial dalam pameran tunggal perdananya di Bentara Budaya Yogyakarta bertajuk “The World Around Me” (5 – 13 Desember 2017) (Foto: Riski Januar)
Ada 11 karya yang ditampilkan Anton Afganial dalam pameran tunggal perdananya di Bentara Budaya Yogyakarta bertajuk “The World Around Me” (5 – 13 Desember 2017), yang dibuka oleh dr. Edi Sunaryo. Melihat karya Anton, kita akan menghadapi ornamen tak beraturan, warna-warna yang bergerak liar menjarah seisi bidang kanvas. Garis-garis hitam muncul hampir di semua lukisan...