fbpx
29.1 C
Jakarta
Language switcher

kolom

Dua Abad Politik Seni di Indonesia

Pada lukisan mereka tidak ada jejak kusam, kumal, dan lusuh. Kekusaman dihindari sebab dapat mengikis tujuan tenang dan lengang yang hendak disuguhkan. Sebermula adalah politik juga kekuasaan, hingga terdengar suara non-kolonial dalam didikan kolonial bernama Raden Saleh. Mendengarkannya berarti juga siap terombang-ambing di antara dua tegangan budaya, konteks, maupun politik. Pilihannya tak segera bisa menepi...

Ketika Sumatera “Pamer” Seni

Pagelaran seni asal Bangka Belitung
Pertunjukan seni selalu menyenangkan. Jika tidak menyenangkan, itu artinya kita sedang hanya sedang menonton sekumpulan orang beraksi. Setidaknya itu yang saya rasakan ketika melihat malam puncak "Pameran dan Pagelaran Seni Se-Sumatera ke-21" tahun 2017 di Taman Budaya Sumatera Utara, akhir pekan lalu, Sabtu (18/11).  Saya menyaksikan repertoar musik dan pertunjukan puisi dari daerah Bengkulu...

Sementara Kita Sibuk dengan Rencana-Rencana

Octo Cornelius datang kepada saya dengan frasa “random life”. Kami lalu membicarakannya sambil minum kopi di bawah remang lampu kedai yang menempel toko buku itu. Frasa yang dia bawa itu demikian mengusiknya, sehingga Octo merasa mesti mewujudkannya menjadi karya, menjadi pameran. Gagasan itu begitu mengganjalnya, sehingga Octo merasa perlu mengobrolkannya—dengan saya. Sejak percakapan berbulan-bulan...

“Torang Nyanda Dihargai di Sini….”

Mungkin dia dapat mewakili seniman Manado. Beroleh kasunyatan untuk terus melukis meskipun hasilnya hanya berupa objek artistik yang berpotensi menjadi karya seni lukis di studionya sendiri. Saya mengenal Johanis Saul untuk pertama kalinya pada sekitar 2005 ketika ia studi di Program Pascasarjana ISI Yogyakarta. Mengenal perupa dan dosen seni rupa di Universitas Negeri Manado itu...

Biennialisasi Indonesia

Klaten Biennale adalah satu dari sepuluh biennale seni rupa yang ada, masih ada, atau pernah ada sepanjang empat dasawarsa "biennalisasi" Indonesia. Namanya sungguh unik: Temanku Lima Benua. Tapi orang-orang terdekatnya biasa memanggilnya singkat saja: Liben. Dia masih anak sekolah, di SMA Negeri I Ceper, Klaten, Jawa Tengah. Seperti namanya yang tiada bandingannya di muka bumi...