fbpx
25.6 C
Jakarta

kolom

Dua Abad Politik Seni di Indonesia

Pada lukisan mereka tidak ada jejak kusam, kumal, dan lusuh. Kekusaman dihindari sebab dapat mengikis tujuan tenang dan lengang yang hendak disuguhkan. Sebermula adalah politik juga kekuasaan, hingga terdengar suara non-kolonial dalam didikan kolonial bernama Raden Saleh. Mendengarkannya berarti juga siap terombang-ambing di antara dua tegangan budaya, konteks, maupun politik. Pilihannya tak segera bisa menepi...

Isu Ekologi dalam Praktik Seni Rupa di Bali

Penolakan publik terhadap reklamasi Teluk Benoa mendorong cukup banyak seniman terlibat dalam gerakan demonstrasi. NobodyCorp (Alit Ambara) menjadi salah satu seniman visual yang menyuplai desain-desain poster pergerakan secara berkala. Kemunculan karya-karya maupun proyek seni yang berkaitan dengan isu ekologi tidak terlepas dari realitas yang berlangsung dalam masyarakat di mana seniman berada. Melalui praktik keseniannya, seniman...

Biennialisasi Indonesia

Klaten Biennale adalah satu dari sepuluh biennale seni rupa yang ada, masih ada, atau pernah ada sepanjang empat dasawarsa "biennalisasi" Indonesia. Namanya sungguh unik: Temanku Lima Benua. Tapi orang-orang terdekatnya biasa memanggilnya singkat saja: Liben. Dia masih anak sekolah, di SMA Negeri I Ceper, Klaten, Jawa Tengah. Seperti namanya yang tiada bandingannya di muka bumi...

Pasar Raya Dunia Investasi

Djoko Pekik, "Berburu Celeng"
Lukisan tak lagi berdiam sebagai karya cipta dan karya rasa yang metafisik, atau seperti dalam pledoi seni lukis S.Sudjojono, yaitu jiwa tampak. Di hadapan pertarungan ekonomi, lukisan hanyalah salah satu sekrup kegiatan adu ekonomi. Semenjak seni rupa kontemporer mengubah kritik seni menjadi kritik medan seni, maka cara pandang kita terhadap seni tak lagi sebatas perkara...

Sementara Kita Sibuk dengan Rencana-Rencana

Octo Cornelius datang kepada saya dengan frasa “random life”. Kami lalu membicarakannya sambil minum kopi di bawah remang lampu kedai yang menempel toko buku itu. Frasa yang dia bawa itu demikian mengusiknya, sehingga Octo merasa mesti mewujudkannya menjadi karya, menjadi pameran. Gagasan itu begitu mengganjalnya, sehingga Octo merasa perlu mengobrolkannya—dengan saya. Sejak percakapan berbulan-bulan...

Sosial Media

4,747PengikutMengikuti
1,170PengikutMengikuti