30.5 C
Jakarta

News

News

Berpameran Bersama dan Saling Mengomentari

Konsep pameran yang unik dilakukan Chabib Duta Hapsoro. Ia meminta seniman-seniman yang berpameran bersama untuk saling mengomentari karya masing-masing secara berurutan. Keresahan situasi proses kreatif seniman Bandung menjadi titik berangkat Chabib Duta Hapsoro selaku kurator. Ia beranjak dari situasi yang ia sebut “begini-begini saja” mengenai cuaca kreatif seniman Bandung. Ia melihat grafik menyurutnya pameran, meredupnya diskusi...

Singgih, Kreator Radio Kayu yang Mendunia

Dengan label “high maintenance”, lahirlah hubungan yang lebih intim antara konsumen dan produk Magno, yakni manusia menjadi lebih perhatian dan menghargai benda yang  ia miliki. Dari membuat bingkai kayu untuk kaca pembesar lipat, perjalanan Singgih S. Kartono mendapat pengakuan luas bersama radio kayu Magno kreasinya. Radio kayu yang sudah laku terjual di berbagai negara ini...

Mau Datang ke Bincang Buku Sepoer Oeap di Roemah Seni Sarasvati?

Diskusi Sepoer Oeap
Mengamati perubahan transportasi Indonesia dari masa ke masa tak ubahnya menjalin ulang sejarah. Bagaimana Indonesia melalui masa transisi, menerima perubahan dan beradaptasi dengan zaman yang baru. Selalu menarik bila kita menyusuri jejak-jejak sejarah yang menceritakan bagaimana orang tempo doeloe bertahan hidup dimana teknologi masih terbatas namun manusianya tetap awas. Sejarah dan kenangan inilah yang tercatat...

Filosofi Ngloco dalam Kehidupan

Pelisaurus karangan Gunawan Tri Atmodjo ini menjadikan seks sebagai ramuan berbeda yang bukan sekadar legit tetapi mengenyangkan untuk dikunyah
Seks selalu menjadi topik yang gurih dibicarakan sekaligus tabu untuk digunjingkan secara blak-blakan. Bisa jadi kupasan tentang seks seringnya hanya sebagai penglaris supaya bacaan manis dan orang tidak bosan membalikkan halaman sampai di penghujung. Namun, Pelisaurus karangan Gunawan Tri Atmodjo ini menjadikan seks sebagai ramuan berbeda yang bukan sekadar legit tetapi mengenyangkan untuk dikunyah. Baca...

Di Balik Pahit Manis Cinta Tiga Dara

  Pada masanya Tiga Dara berhasil meraup keuntungan bersih sekitar Rp3 juta, rekor angka tertinggi pada zaman itu. Namun ternyata sang sutradara, Usmar Ismail, tidak terlalu senang pada film garapannya.   Film Tiga Dara tak kehilangan daya hiburnya meski dibuat 60 tahun silam. Terbukti, seisi studio satu XXI Taman Ismail Marzuki pada penayangan Jumat, 12 Agustus 2016,...
Berita Terkait

Sosial Media

4,747PengikutMengikuti
1,170PengikutMengikuti