Seni Menyoal Turbulensi Sosial
Sebuah video projection on paper cut menyorotkan simbol-simbol keagamaan saling bertumpuk membentuk wajah manusia. Menyampaikan gagasan tentang kekhawatiran akan ketegangan sosial yang memecah-belah pluralisme di Indonesia.
Hal yang mirip dapat kita temui dalam karya Terrorism is Too Mainstream oleh Mujahidin Nurrahman yang membentuk karya seni arabesque menggunakan simbol perang seperti senapan.
Karya-karya tersebut dipamerkan Martell dalam...
Dibuka, Program Residensi di Italia untuk Sineas Indonesia
Dua tim sineas Indonesia berkesempatan mengikuti lokakarya residensi di Torino Film Lab, Torino, Italia. Program ini merupakan kerja sama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dengan Torino Film Lab (TFL) melalui program Feature Lab.
Dua tim tersebut akan mengikuti lokakarya residensial dan forum ko-produksi TFL Meetiing Event. Pelatihan dan pendidikannya mencakup penulisan naskah, penyutradaraan, sinematografi, sound, pascaproduksi,...
Asah Jiwa Entrepreneur di 2madison BazArt
Loka karya “Introduction To Art with Knitting” dengan seniman kriya Mulyana The Mogus membuka 2madison BazArt #3 di 2madison Gallery & Eatery, Jakarta, 3 Februari 2017.
Dihelat hingga 5 Februari 2017, 2madison BazArt #3 bertujuan memberi ruang kepada komunitas kreatif untuk memamerkan karya mereka serta untuk menstimulasi jiwa entrepreneur generasi muda. Di sini, seniman dan desainer...
Enam Produk Kreatif Indonesia di Ambiente 2017
Indonesia kembali terlibat dalam pagelaran Ambiente 2017 di Frankfurt, Jerman. Dikenal sebagai salah satu pameran internasional bergengsi di Eropa, Ambiente merupakan pameran internasional terbesar di Frankfurt yang menghadirkan berbagai inovasi produk home décor, mulai dari peralatan dapur, perlengkapan rumah tangga, mebel, souvenir, hingga kerajinan tangan.
Diadakan pada 10-14 Februari 2017, pameran ini menempati area seluas...
Karya Seniman Indonesia Tampil di Europalia 2017
Indonesia terpilih sebagai negara tamu (guest country) Europalia Arts Festival 2017, festival budaya dua tahunan yang berpusat di Brussels, Belgia. Seni instalasi karya Entang Wiharso akan mengisi fasad dan menjadi penarik perhatian (eye catcher) Musée de la Dynastie di Brussels, Belgia yang jadi pusat festival.
Sedangkan bagian dalam gedung yang menyediakan beragam kopi dari Indonesia...
Berita Terkait









