Performance Art

Pagelaran Ketoprak Tari Aryo Penangsang Akan Dimainkan Besok!

Maudy Koesnadi berperan sebagai Ratu Kalinyamat dalam pagelaran Aryo Penangsang
Konon keberanian Aryo Penangsang telah menginspirasi kebudayaan masyarakat Cepu dimana untaian melati pada keris pengantin Jawanya melambangkan usus Aryo yang terburai saat perang terjadi namun dia tetap berdiri tegak dalam pertempuran sampai ajal memanggil. Aryo Penangsang adalah Adipati Jipang, Cepu, Blora yang terkenal dengan kegagahan dan ketidaksabarannya. Ada banyak kontroversi sejarah mengenai Aryo Penangsang, ada...

Kecintaan pada Tari dari Indonesia Dance Company

Fase kehidupan perempuan dari remaja hingga dewasa di masa lampau yang diceritakan lewat Sipatmo, dipilih sebagai tarian pembuka yang memanjakan penonton. Terinspirasi dari tarian cokek khas Betawi, Sipatmo meleburkan gerakan balet dan tari tradisional yang diiringi musik Jali-Jali hingga Surilang. Selain Sipatmo, masih ada tiga tarian berbeda yang dipentaskan setelahnya. Empat jenis tarian yang mengeksplorasi...

Lakon Pamungkas Sie Jin Kwie

Sie Jin Kwie oleh Teater Koma
Setelah Sie Jin Kwie gugur, Hwan Lie Hoa (Tuti Hartati) diangkat Raja Li Ti menjadi panglima perang yang memimpin 300 ribu pasukan Tang. Tugasnya mengalahkan Jenderal Souw Po Tong (Idries Pulungan) dan menaklukkan Tartar Barat. Upaya menaklukkan Tartar Barat artinya juga melawan pasukan siluman. Sebagian dari mereka mampu berubah wujud jadi siluman berkepala tiga dan...

Merayakan Seni Pertunjukan di SIPFest 2016

Gelaran Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) akan hadir sepanjang 1 Oktober-6 November 2016 mendatang. Perhelatan ini sebelumnya bertajuk Festival Salihara, yang sudah berlangsung lima kali sejak 2008. Tahun ini, SIPFest akan menghadirkan 14 penampil dari pentas tari, musik, dan teater karya seniman Indonesia, Jerman, Norwegia, Kanada, Austria, Inggris, Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Malaysia. Sebagian...

Opera Kecoa dan Mimpi Kaum Papa di Balik Tawa

Teater Koma sukses memberi hiburan yang menggelitik, sekaligus renungan tentang memanusiakan para kecoa yang terpinggirkan. Julini si Waria rela melakukan apa saja demi Roima, kekasih hatinya. Mereka berdua kembali ke Jakarta dengan harapan bisa hidup layak meski membanting tulang.Sayangnya geliat manja dan perhatian Julini ternyata tak cukup bagi Roima, yang masih mengharapkan cinta perempuan tulen...