Kafe Kekinian, Desain Sederhana hingga Konsep Self Service

0
976
kopikalyan, kafe, kopi, coffee shop
Pusat perhatian ada pada rak dinding berisi kursi-kursi unik produksi Pineapple serta belasan lampu bohlam berwarna kuning digantung di tengah ruang. (Foto: Silvia Galikano)

Tiga kafe berikut memberi perhatian yang lebih pada desain ruang tanpa mengesampingkan kualitas racikan kopinya. Ketiganya mengadopsi desain modern dan sederhana. Ada juga yang memanfaatkan pencahayaan alam.

Baca juga Legenda Kopi dari Bandung

Kopikalyan

Foresta Business Loft 2

Jl. BSD Raya Utama, Serpong, Tangerang.

kopikalyan, kafe, kopi, coffee shop
Kopikalyan menempati bangunan hasil rancangan ABODAY Architects. (Foto: Silvia Galikano)

Kopikalyan di BSD adalah kedai kedua setelah Kopikalyan di Cikajang, Jakarta Selatan. Letaknya di lantai dasar showroom perusahaan furniture Pineapple.

Konsep estetika sangat diperhatikan kafe yang menempati bangunan hasil rancangan ABODAY Architects ini. Dinding luarnya kaca, sedangkan dinding dalam adalah bata telanjang yang dicat putih.

Pusat perhatian ada pada rak dinding berisi kursi-kursi unik produksi Pineapple serta belasan lampu bohlam berwarna kuning digantung di tengah ruang. Di teras, disediakan meja-kursi bagi yang ingin ngopi sambil merokok.

Kapan waktu terbaik untuk datang ke Kopikalyan? Karena letaknya menghadap barat dan dindingnya dari kaca, saat matahari di barat, sinar jingganya menembus dinding kaca dan memenuhi ruangan, berpadu dengan sinar keemasan dari bohlam. Maka sore adalah waktu terbaik ke Kopikalyan.

Baca juga A Cup of Java Melintas Benua

Kopi Manyar

Jalan Bintaro Tengah Raya Blok O2 No.14,

Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan

kopi manyar, kafe, kopi, coffee shop
Walau berlokasi di jalan utama perumahan, bagi yang pertama datang akan kesulitan mencari lokasi Kopi Manyar, sebab tak ada plang nama. (Foto: Silvia Galikano)

Walau berlokasi di jalan utama perumahan, bagi yang pertama datang akan kesulitan mencari tempat ini, sebab tak ada plang nama. Hanya tulisan kecil yang ditempel di jendela, dan tentu tak terbaca dari jalan. Nomor rumah, 14, walau berukuran besar, letaknya bukan menghadap jalan, melainkan ditempel di dalam di dekat jendela dengan tulisan kecil tadi, menghadap area parkir.

Baca juga Yang Mana Karakter Kopimu?

Kopi Manyar adalah dua rumah saling berpunggungan, satu rumah menghadap Jalan Bintaro Tengah (pintu depan kafe), dan satu lagi menghadap Jalan Manyar I (pintu belakang). Keduanya memiliki kontur tanah berbeda. Yang menghadap jalan Bintaro Tengah lebih tinggi dibanding yang menghadap Jalan Manyar I.

Karenanya kalau kita dari depan ke belakang harus menuruni tangga dulu, melintasi halaman tengah beralas kerikil, turun lagi ke bagian belakang kafe.

kopi manyar, kafe, kopi, coffee shop
Ruang bebas dari asap rokok ada di dalam ruang berdinding kaca dengan pintu putar. (Foto: Silvia Galikano)

Meja-kursi kafe milik arsitek Andra Matin ini terbuat dari kayu berdesain sederhana. Tanpa cat, hanya plitur, sehingga terlihat serat kayunya. Seluasan ruang di bagian belakang digunakan sebagai ruang pamer karya para arsitek.

Pengunjung dapat merokok di sebagian besar ruang kafe, kecuali di dalam ruang kaca yang khusus bebas dari asap rokok.

Yang paling membedakan Kopi Manyar dengan kafe-kafe lain adalah sistem self-service. Bayar, ambil pesanannya, dan setelah selesai, letakkan gelas dan piring kotor di tray yang sudah disediakan. Jangan tinggalkan meja dalam keadaan kotor. Dan ini disampaikan langsung oleh kasir saat pengunjung membayar pesanan.

Baca juga Sedapnya Kopi, dari Curiga Anak Gembala

Kanawa Coffee & Munch

Jalan Suryo No.23, Rawa Barat, Kebayoran Baru

Jakarta Selatan

kafe, kopi, coffee shop, kanawa
Coffee Shop & Munch punya ikon mini cooper putih yang diletakkan di antara tangga ke lantai 2 dan meja barista. (Foto Silvia Galikano)

Kanawa Coffee & Munch punya ikon mini cooper putih yang diletakkan di antara tangga ke lantai 2 dan meja barista, selain ada juga motor antik. Dinding yang didominasi warna putih di dekat tangga menjadi kanvas luas untuk mural.

Coffee shop ini memiliki dua lantai. Lantai 1 sebagai ruang bebas dari asap rokok, dan bagi yang ingin merokok dapat langsung ke lantai 2.

Baca juga Memuaskan Peminum Kopi a la Daroe Handojo

Konsep Kanawa adalah coworking space di dalam coffee shop. Tak berlebihan, mengingat lokasinya, di daerah Senopati yang dikelilingi perkantoran.

Untuk mendukung konsep tersebut dipasang meja-meja panjang bagi yang datang berombongan untuk berdiskusi. Di atasnya berderet bohlam kuning yang digantung rendah. Dipasang pula rak kayu berisi buku dan majalah sekiranya diperlukan untuk referensi.

Seluruh menu kopi di sini menggunakan kopi arabika dari berbagai daerah di Indonesia, selain menjual single origin dari Toraja, Jawa, Gayo, dan Sumatera. penutup_small