25.7 C
Jakarta

Biennale

Pencarian Jiwa-jiwa yang Terlupakan

I Made Djirna, "Unsung Heroes", variable dimension, instalasi mix media, batu gamping, 2017
Di tengah riuhnya kondisi dunia yang sibuk dengan materialisme dan pencapaian-pencapaian modernitas lainnya, Jakarta Biennale 2017 (5 November – 10 Desember 2017) hadir mengusung tema jiwa untuk mengingatkan kembali esensi kehidupan yang sejatinya. Ada nuansa magis yang menyeruak ketika menjejakkan kaki di instalasi besar yang terbangun atas batu-batu apung buah karya I Made Djirna. Seniman...

Merespons Kondisi Sosial Terkini Lewat Seni

Jakarta Biennale ke-16 akan hadir kembali pada 15 November 2015 - 17 Januari 2016 mendatang di Gudang Sarinah. Pada perhelatan yang ke-16 ini, Jakarta Biennale menghadirkan tema “Maju Kena, Mundur Kena: Bertindak Sekarang”. Tidak tanggung-tanggung, Charles Esche, kurator kawakan asal Inggris diundang untuk menjadi kurator utama. Charles saat ini bekerja sebagai Direktur Van Abbemuseum,...

Jakarta Biennale 2017, Dari Semsar Siahaan Sampai Seniman Afrika Selatan

Gelaran Jakarta Biennale telah dimulai sejak  pembukaan pada 4 November 2017 kemarin. Gempita seni rupa yang didengung-dengungkan inimasih hangat-hangatnya. Bayangkan saja, ada 51 seniman memamerkan karya-karyanya di tiga ruang publik; Gudang Sarinah Ekosistem, Museum Sejarah Jakarta dan Museum Seni Rupa & Keramik. https://www.youtube.com/watch?v=8OdcbYMANgQ Kesemuanya merespon "Jiwa" sebagai tema sentral dari Biennale Jakarta 2017. Jiwa bisa dimaknai sebagai...

Wajah Sejarah Asia Pasifik di Singapore Biennale 2016

  Upaya menjelajahi eksplorasi yang dijalani budaya-budaya di Asia dalam upaya pencarian identitas, menuliskan kembali sejarah, maupun refleksi diri.   Mari perhatikan angka-angka ini: 58 karya seni, 19 negara asal partisipan, enam lokasi karya seni dipajang, dan 9 personel dalam tim kuratorial. Angka-angka tersebut menggambarkan satu-satunya identifikasi yang konkret dari penyelenggaraan “Singapore Biennale 2016: An Atlas of Mirrors”...

Berjiwa di Kota Tua

Dinding putih di salah satu sudut Museum Sejarah Jakarta memproyeksikan seorang perempuan berambut panjang menyapu lantai dengan gerak yang monoton. Dia mengumpulkan pasir-pasir yang memenuhi ruangan kemudian menumpuknya. Terkesan hanya kegiatan iseng belaka? Tapi coba Anda mendekat kemudian sadari kalau pasir yang disapunya ternyata susunan motif keramik yang menimpa pola yang sudah ada di...