28.9 C
Jakarta

Review

museum macan
Katirin

Susahnya Menjelaskan Diri

Karya Ykha Amelz "Faux Extinction" (kiri) dan "Best. Show.Ever" (kanan), ukuran 100x150 cm, acrylic on canvas, 2017
Pernah terbentur dengan pertanyaan, “Sebenarnya apa sih yang aku inginkan dalam hidup?” Atau juga ketidaktahuan-ketidaktahuan lainnya tentang pemaknaan dari apa yang kita jalani setiap hari? Pameran Self Explanatory yang merupakan group exhibition dari tiga seniman perempuan; Ines Katamso, Natisa Jones dan Ykha Amelz yang diadakan di Dia.Lo.Gue, Kemang Jakarta (16 November – 16 Desember 2017)...

Bentang Bagak Arsitek F. Silaban

Sketsa Masjid Istiqlal.
Tak banyak arsitek di dunia yang berkesempatan membentuk wajah sebuah bangsa. Friedrich Silaban adalah seorang di antara mereka. Pusat Dokumentasi Arsitektur bekerja sama dengan arsitekturindonesia.org mengadakan pameran bertajuk “Friedrich Silaban, Arsitek 1912 – 1984” di Gedung D Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, 8-24 November 2017. Baca juga AFAIR UI 2016 Pamerkan Model Arsitektur Kontekstual Pameran yang dikurasi Setiadi Sopandi...

Nautika Rasa, Semangat Lestari dari Laut

  Gelora Samudra Putra Sang Fajar (2016) karya Abay D. Subarna terpasang di tentangan pintu utama ruang pamer Gedung A Galeri Nasional Indonesia. Lukisan berukuran 200x150 cm itu menampilkan laut luas bergelombang, kapal dengan lambung bertuliskan “Djadajat” melayarinya, dan sorot matahari sore. Namun titik perhatian lukisan Abay bukanlah pemandangan alam, melainkan pada tulisan yang terpampang “membelah”...

Mencari Posisi Patung di Dalam Medan Seni Rupa Kontemporer

Di dalam medan seni rupa Barat, Revolusi Industri punya implikasi sangat besar, terutama dalam memotivasi lahirnya berbagai modus artistik baru. Tak terkecuali patung yang fitur semantik dan praktik perwujudannya juga turut bergeser. Secara tradisional, patung dipahami sebagai bentuk seni tiga dimensional, representasional, solid dan statis, serta biasanya sekadar mengenal teknik-teknik utama semacam pahat dan...

Wayang-wayang Zaman Now…

Apa jadinya kalau wayang-wayang yang biasa kita baca di buku ataupun saksikan di pertunjukan memainkan lakon kekinian yang terjadi di era sekarang? Inilah yang dilakukan 17 dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Tarumanegara lewat pameran "Ndalang" yang berlangsung 21-30 November 2017 di Galeri Cipta 2, Taman Ismail Marzuki Jakarta. Ndalang sendiri berarti dhalang atau orang...