fbpx
25.4 C
Jakarta

Performance Art

Sebuah Refleksi dari Kompleksitas Jiwa David Gheron Tretiakoff

Salah satu adegan dalam pertunjukan David Gheron Tretiakoff, ketika dia bercukur sampai mengucurkan darah
Kehidupan selalu memberikan pengulangan terhadap rutinitas itu-itu saja yang membuat manusia itu sendiri muak dengan jadwal monoton yang harus dilakukannya terus menerus demi eksistensi hidup. Dalam kemonotonan hidup tersebut, ketakutan demi ketakutan membayangi perjalanan hidup kemanusiaannya. Sampai kapan dia akan terus mengulang aktivitas yang sama, bagaimana kalau dia berhenti dan mencoba melakukan hal berbeda? Pengulangan ritme...

Macbeth dan Ramalan yang Fana

Perempuan berbaju merah itu mendekap hati sapi sebesar bantal kursi. Perlahan ia mundur ke sisi belakang panggung, lalu diam di tempat. Rambutnya yang hitam berponi dipotong rapi hingga bawah telinga. Sosoknya sekilas mengingatkan penonton pada boneka kokeshi, yang dalam kebudayaan Jepang menjadi simbol penghargaan atas kematian. Kematian siapa yang akan kita saksikan di atas...

Merayakan Seni Pertunjukan di SIPFest 2016

Gelaran Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) akan hadir sepanjang 1 Oktober-6 November 2016 mendatang. Perhelatan ini sebelumnya bertajuk Festival Salihara, yang sudah berlangsung lima kali sejak 2008. Tahun ini, SIPFest akan menghadirkan 14 penampil dari pentas tari, musik, dan teater karya seniman Indonesia, Jerman, Norwegia, Kanada, Austria, Inggris, Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Malaysia. Sebagian...

Opera Kecoa dan Mimpi Kaum Papa di Balik Tawa

Teater Koma sukses memberi hiburan yang menggelitik, sekaligus renungan tentang memanusiakan para kecoa yang terpinggirkan. Julini si Waria rela melakukan apa saja demi Roima, kekasih hatinya. Mereka berdua kembali ke Jakarta dengan harapan bisa hidup layak meski membanting tulang.Sayangnya geliat manja dan perhatian Julini ternyata tak cukup bagi Roima, yang masih mengharapkan cinta perempuan tulen...

Yang Tanggung dari Tragedi yang Tak Tertanggung

  Bisma mati. Dalam formasi barisan yang menempatkan Srikandi (yang sesungguhnya reinkarnasi Amba, wanita yang menaruh dendam pada Bisma) di depan melindungi Arjuna, pihak Pandawa melumpuhkan satu kekuatan besar dalam tubuh Kurawa. Semua yang mengetahui kisah peperangan Kurusetra ingat betapa segan Arjuna menghabisi kakeknya di kesempatan-kesempatan sebelumnya, termasuk ketika Kresna memanas-manasinya. Sementara begitu banyak anak panah menancap...