2. Art|Jog | 10: Changing Perspective di Jogja National Museum (19 Mei – 19 Juni 2017)

Satu hal yang mempengaruhi perspektif seni rupa adalah perkembangan teknologi serta internet. Perspektif atau paradigma seni, khususnya seni rupa, masih terkotak-kotak di masa sebelum internet berkembang. Sekarang seni sudah lebih baru, tidak ada batasan dan menjadi sangat cair. Ini dikatakan Bambang ‘Toko’ Witjaksono dalam catatan kuratorialnya.
Ada 73 seniman yang terlibat beberapa diantaranya Agan Harahap, Agus Suwage, Angki Purbandono, Budi Kustarto, J.A Pramuhendra, Nyoman Masriadi, Wedhar Riyadi dll. Beberapa karya menarik yang menjadi catatan dalam pameran ini adalah Agan Harahap misalnya, tampil lewat karya Bounty Hunter yang merupakan plesetan dari lukisan Masriadi yang bertajuk sama. Agan menyematkan sosok pemain smackdown Hulk Hogan yang memegang samurai berbalut cawat putih.
Karya I Nyoman Masriadi Be Ready juga mencuri perhatian. Patung perunggu dengan ukuran 58 x 53 x 30 cm ini menunjukkan sikap seorang laki-laki yang bersiap terjun ke kolam renang. Ada juga kolaborasi Angki Purbandono berupa instalasi video dan foto yang berisi kampanye lingkungan di Tangkahan, Sumatera Utara.
Walaupun judulnya “pasar seni”, Art|Jog|10 tidak melulu bermuatan jualan melainkan ada pesan-pesan mengenai isu sosial yang dijahit lewat tema perspektif.




