10 Acara Seni Rupa Terpenting Selama 2017 dan 5 Karya Terbaiknya

0
10523

5. STAGE of HOPELESSNESS, Jogja Biennale 2017 (2 November – 10 Desember 2017)

Timoteus Anggawan Kusno,
Timoteus Anggawan Kusno, “Matinya Seekor Macan (The Death Of Tiger” (Foto. Dok. Timoteus Anggawan Kusno)

27 seniman Indonesia dan 12 seniman Brasil berpartisipasi dalam perhelatan ini dimana Pius Sigit Kuncoro bertindak sebagai kuratornya. Ada 35 ruang dan kolektif seni tempat dilangsungkannya event ini membuat Jogja selama sebulan penuh diramaikan dengan Jogja Biennale. Tema yang diangkat juga sangat dalam, STAGE of HOPELESSNESS yang menyangkut tahapan-tahapan psikologis dari ketidakpastian menuju harapan.

Tujuh narasi yang dicakup dalam tahapan ini adalah Penyangkalan atas Kenyataan, Kemarahan pada Keadaan, Keputusasaan atas Kehilangan, Kepasrahan dalam Ketiadaan, Penghiburan atas Kehilangan, Kesadaran pada Keadaan, dan Penerimaan atas Kenyataan. Para seniman yang terlibat mencoba merespons narasi ini.

Karya Terbaik #2

Patriot Mukmin,
Patriot Mukmin, “Art and Peace For Football” (Foto: Dok. Patriot Mukmin)

Melalui karya Art and Peace for Football, Patriot Mukmin (1987, Tangerang) mengangkat ketertarikannya pada ilusi dalam dunia sepak bola, yang menyebabkan beberapa suporternya meninggal di stadion sepakbola ketika mendukung tim kesayangan. Patriot menciptakan sebuah hunian fiktif. Sebuah tempat yang khas dimiliki pemuda tanggung, semacam kamar kos lengkap dengan benda-benda kesayangan seorang hooligan (sebutan untuk fans bola yang anarkis saat tim kesayangannya kalah) yang disusun secara anakronis, berserak di lantai dan juga dinding.

Baca juga Ilusi Pandangan Mata Patriot Mukmin

Karyanya yang khas adalah teknik visual miliknya, yaitu ilusi bilik per bilik dalam kanvas lukis – alih-alih hanya menjadi satu tatapan, karyanya bisa dilihat berubah bentuk, bila kita mengalihkan pandangan dari bilik yang lain. Satu lukisan dengan teknik tersebut, kalau ditatap dari atas akan memunculkan sebuah gambaran kaos team PERSIJA, jika ditengok dari arah datar bawah– tampak kaos berlabelkan tim PERSIB.