Enam Windu Sanggar Dewata Indonesia

0
942
I Wayan Sika,
I Wayan Sika, "Wisnu Narayana", mix media on canvas, 200x300 cm, 2010 (Dok. Galeri Nusantara)

Sanggar Dewata Indonesia (SDI) di tahun ini akan menginjak umur ke-48. Berdiri pada 15 Desember 1970, SDI awalnya bertujuan menghimpun seniman-seniman Bali yang kala itu merantau dan menempuh pendidikan di Yogyakarta.

Seiring berjalannya waktu, SDI telah berkembang menjadi komunitas seni yang lebih plural dan tidak hanya untuk seniman Bali. Suwarno Wisetrotomo bahkan menyebut SDI sebagai “sarang tempat bagi pemberontak kreatif yang secara ganas melawan kemapanan diri sendiri”.

Baca juga “Kamu” di Antara “Saya” dan “Kita”

Bagaimana perjalanan SDI dalam skena seni Indonesia?

Ikuti uraian berikut: