fbpx
27.1 C
Jakarta

Interview

Ilusi Pandangan Mata Patriot Mukmin

Di perhelatan Art Jakarta 2017, Agustus lalu, Lawangwangi Creative Space menampilkan proyek “Treachery of Paintings” dari Patriot Mukmin. Proyek tersebut terinspirasi dari seniman Rene Margritte, yang mengingatkannya kembali tentang lukisan yang mampu mewakili sudut pandang tertentu dari mata manusia. Ilusi pandangan inilah yang diangkat Patriot dalam proyeknya. Mata kita diajak bermain saat melihat karya-karya Patriot....

Mengenal Dunia Surealis Roby Dwi Antono

Nama Roby Dwi Antono, memang masih dikenal sebagai perupa baru. Namun, talenta yang dimiliki oleh perupa muda asal Ambarawa, Semarang ini patut menjadi perhatian para penikmat seni tanah air. Seniman kelahiran 31 Oktober 1990 silam ini sudah mempunyai kebiasaan menggambar sejak kecil. Ketertarikannya tersebut mengantarkan Roby pada bangku pendidikan menengah kejuruan Grafika dengan peminatan Desain...

Memuaskan Peminum Kopi a la Daroe Handojo

Daroe Handojo
Di balik nikmatnya secangkir kopi yang sampai ke lidah para peminumnya, ada peran penting coffee grader yang telah menguji mutu kopi berdasarkan standar universal. Coffee Grader, atau yang lebih dikenal sebagai Q Grader, merupakan sosok yang bertanggung jawab menjalankan sistem penilaian kopi yang diakui secara internasional dari Coffee Quality Institute (CQI). Salah satu Q Grader...

Sebuah Akhir bagi Figur-figur Yogie Achmad Ginanjar

Profil Seniman, Yogie Achmad Ginanjar, Seniman Bandung, Seniman Kontemporer
Yogie Achmad Ginanjar menjadi bintang di Sovereign Asian Art Prize 2017. Karyanya yang berjudul Absorption 7 menyabet penghargaan Public Vote Prize di ajang tersebut. Lukisan itu menampilkan sosok seorang punk rocker tampak belakang yang sedang mengamati masjid dengan gestur yang santai, seperti sedang mengamati dan mempelajarinya dengan tenang. Tapi tak akan ada lagi karya Yogie...

Getih Getah Joko Avianto di Asian Games

Belakangan, nama Joko Avianto santer diberitakan terkait karya instalasi bambu "Getih Getah" yang dibuatnya dalam rangka hari kemerdekaan dan Asian Games. Instalasi tersebut disusun dari 1.500 bambu, 73 diantaranya menjadi penopang yang menyimbolkan 73 tahun perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain apresiasi, karya ini ternyata juga menuai kontroversi di media sosial dari segi estetis maupun...
Berita Terkait

Sosial Media

4,747PengikutMengikuti
1,170PengikutMengikuti