28.6 C
Jakarta

Interview

Lima Menit Dengan Iwan Kurniawan Lukminto, Pria di Balik Tumurun Private Museum

Terletak di pinggir jalan, Tumurun Private museum yang berada di Kota Surakarta (solo), Jawa Tengah ini cukup sulit ditemukan lantaran tidak ada plang atau penanda apapun, ditambah dengan pagar yang tinggi sehingga bangunan museum nyaris tidak terlihat. Museum yang berada di tengah Kota Solo, dekat dengan Taman Sriwedari ini berdiri di atas tanah seluas 1.800-meter...

Art Bali, Ekspansi Heri Pemad Setelah Art Jog

Heri Pemad merupakan sosok penting yang berada di balik suksesnya Art Jog. Baru saja menutup Art Jog 2018 pada awal Juni, Heri Pemad sudah merencanakan sebuah acara seni spektakuler lainnya. Ekspansi Heri tak main-main, ia menyasar Bali yang selama ini dikenal sebagai pusat wisata Indonesia. Diberi nama Art Bali, helatan ini rencananya akan diadakan...

Perjalanan Seni dan Kurasi Sally Texania

Sally Texania
Ia pernah menjadi kurator untuk beberapa galeri komersial serta pernah menjadi kurator untuk sebuah museum swasta, yakni Ciputra Artpreneur yang menjadi rumah koleksi lukisan maestro Indonesia Hendra Gunawan.   Nama Sally Texania sering terdengar di dunia seni rupa di Jakarta. Pada akhir tahun 2016, ia mengkurasi 27 seniman muda untuk pameran “Universe Behind the Doors” di...

Sebuah Akhir bagi Figur-figur Yogie Achmad Ginanjar

Profil Seniman, Yogie Achmad Ginanjar, Seniman Bandung, Seniman Kontemporer
Yogie Achmad Ginanjar menjadi bintang di Sovereign Asian Art Prize 2017. Karyanya yang berjudul Absorption 7 menyabet penghargaan Public Vote Prize di ajang tersebut. Lukisan itu menampilkan sosok seorang punk rocker tampak belakang yang sedang mengamati masjid dengan gestur yang santai, seperti sedang mengamati dan mempelajarinya dengan tenang. Tapi tak akan ada lagi karya Yogie...

Getih Getah Joko Avianto di Asian Games

Belakangan, nama Joko Avianto santer diberitakan terkait karya instalasi bambu "Getih Getah" yang dibuatnya dalam rangka hari kemerdekaan dan Asian Games. Instalasi tersebut disusun dari 1.500 bambu, 73 diantaranya menjadi penopang yang menyimbolkan 73 tahun perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain apresiasi, karya ini ternyata juga menuai kontroversi di media sosial dari segi estetis maupun...
Berita Terkait

Sosial Media

4,747PengikutMengikuti
1,170PengikutMengikuti