I Wayan Rumantara
Born in 1970, I Wayan Rumantara learned painting since he was 12 years old from I Ketut Sana, the pioneer of Keliki mini painting. As a character of Keliki school, Rumantara's paintings are also very delicate in details. He likes to depict themes derived from Balinese daily life, for example: cockfighting and dancing scenes.
A promising artist, Rumantara's paintings have been exhibited in Indonesia, India, and Australia
Harmoni Hitam Putih
Menikmati lukisan-lukisan Aisul menarik karena kita berada di luar pusaran gagasan yang eksplisit. Lukisan ini tidak mengajak mempersoalkan sebuah isu tertentu. Penikmat dibebaskan terhadap segala pemikiran.
Energi #4, 100x140cm, akrilik di atas kanvas, 2013
Begitu masuk ke Galeri 3 TIM, pengunjung dihadapkan pada kanvas-kanvas putih dengan sapuan-sapuan dari akrilik warna hitam-putih. Sapuan warna hitam di tengah...
Membebaskan Sayap Ipong Purnama Sidhi
Seniman yang memilih bahasa visual ekspresionistik dan memiliki warna provokatif serta ditandai garis-garis agresif cipratan banyak di sisi kanvas dalam karyanya, Ipong Purnama Sidhi menggelar pameran tunggal berjudul "Kakang Kawah Adhi Ari-ari” di Bentara Budaya Jakarta (BBJ) Jakarta Pusat, Kamis (26/2) malam.
Pameran ini bukanlah pameran tunggal biasa, melainkan pameran ‘perpisahan’ khas Ipong yang memutuskan...
Membawa Mitos ke Negeri Para Dewa
Indonesia dan Yunani. Dua negara ini sama-sama memiliki kekayaan mitologi. Dan lima perupa dari Yogyakarta, mencoba membawa interpretasi mereka tentang keberadaan mitos dalam kehidupan manusia, untuk ditampilkan ke Yunani.
Untuk pameran ke Yunani itulah, lima perupa yang tergabung dalam kelompok Jago Tarung Yogyakarta mengadakan pameran bertajuk The Myth is In Our Pocket di Cemara 6...
Teknik Tinggi, Minus Visualiasi pada Karya Grafis Alfin Agnuba
Karya-karya grafis Alfin Agnuba secara teknis sudah sempurna, tinggal masalah penguasaan tema dan visualisasi.
Bertempat di Rumah Budaya Tembi Galeri Yogyakarta, berlangsung pameran karya grafis Alfin Agnuba bertajuk Rekayasa, dari 13-30 November 2013. Pameran karya mahasiswa ISI Yogyakarta ini merupakan bagian dari program residensi seniman yang diadakan oleh Rumah Budaya Tembi Yogyakarta selama tiga bulan.
Pada...
Berita Terkait








